Showing posts with label Liryk peterpan. Show all posts
Showing posts with label Liryk peterpan. Show all posts
Tertinggalkan Waktu
Friday, November 27, 2009Kau terbangun dari tidur panjang yang lelahkanmu
Sesali wajahmu merenta kisahmu terlupa
Kau sadari semua yang berjalan tlah tinggalkanmu
Dan tak dapat merangkai semua dekat di khayalmu
* Kau harapkan keajaiban datang
Hadir dipundakmu
Kau harapkan keajaiban melengkapi khayalmu
reff: Kau biarkan mimpi tetap mimpi
Yang melengkapi khayalmu
Kau terhenyak dan terbangunkan
Dan harapkan keajaiban datang hadir dipundakmu
Kau mencari letak masa lalu yang lepaskanmu
Sesali wajahmu merenta kisahmu terlupa
Kau sadari semua yang berjalan tlah tinggalkanmu
Dan tak dapat merangkai semua dekat di khayalmu
repeat *
repeat reff [2x]
hadir di pundakmu
Dan Hilang
Bisa kau dengarkan aku
Coba pahami aku
Kita tak bisa bertahan
Kita tak bisa menahan
Kau pegang arahku
Coba tunjuk langkahku
Aku tak bisa bertahan
Aku tak bisa menahan
Dan hilang semua impianku
Hilang semua harapanku
Hilang bersama resahku
Hilang terbawah arah
Perhatikan jejak langkahku
Bersama harga diriku
Serendah-rendah namamu
Serendah-rendah namamu
Bisa kau dengarkan aku
Coba pahami aku
Kita tak bisa bertahan
Kita tak bisa menahan
Kau pegang arahku
Coba tunjuk langkahku
Aku tak bisa bertahan
Aku tak bisa menahan
Coba pahami aku
Kita tak bisa bertahan
Kita tak bisa menahan
Kau pegang arahku
Coba tunjuk langkahku
Aku tak bisa bertahan
Aku tak bisa menahan
Dan hilang semua impianku
Hilang semua harapanku
Hilang bersama resahku
Hilang terbawah arah
Perhatikan jejak langkahku
Bersama harga diriku
Serendah-rendah namamu
Serendah-rendah namamu
Bisa kau dengarkan aku
Coba pahami aku
Kita tak bisa bertahan
Kita tak bisa menahan
Kau pegang arahku
Coba tunjuk langkahku
Aku tak bisa bertahan
Aku tak bisa menahan
Usia 17
Lilin kecil
Sinarmu pancarkan harapan
Jangan kau hilang
Jangan kau pergi
Temani aku yang sedih dan sepi
Air mata jatuh basahi pelangi
Pupus warnamu di masa yang indah
Menepilah cinta
Saat tak ingin kudekati
Tak kan teringkari
Masa ini kan kulalui
Takkan pernah sesali ini
Menghentikan langkah-langkahku
Menghentikan langkah-langkahku lagi
Berjuta rintangan ku hadapi
Merah putih kutatap
Masa remaja
Masa yang indah
Penuh cinta
Penuh janji
Tak kan teringkari
Masa ini kan kulalui
Takkan pernah sesali ini
Menghentikan langkah-langkahku
Sinarmu pancarkan harapan
Jangan kau hilang
Jangan kau pergi
Temani aku yang sedih dan sepi
Air mata jatuh basahi pelangi
Pupus warnamu di masa yang indah
Menepilah cinta
Saat tak ingin kudekati
Tak kan teringkari
Masa ini kan kulalui
Takkan pernah sesali ini
Menghentikan langkah-langkahku
Menghentikan langkah-langkahku lagi
Berjuta rintangan ku hadapi
Merah putih kutatap
Masa remaja
Masa yang indah
Penuh cinta
Penuh janji
Tak kan teringkari
Masa ini kan kulalui
Takkan pernah sesali ini
Menghentikan langkah-langkahku
Taman Langit
Bila kini ku berada
dalam taman mimpi,
dalam taman langitku
Kini cobalah berpaling,
langit takkan berwarna,
aku takkan merasa
Reff:
Semua takkan berubah,
semua takkan berubah
Ini taman mimpiku,
ini taman langitku
Coba, cobalah berpaling,
ini taman mimpi,
ini taman langitku
Tak perlu kau bayangkan,
tak perlu kau renungkan
dalam taman mimpi,
dalam taman langitku
Kini cobalah berpaling,
langit takkan berwarna,
aku takkan merasa
Reff:
Semua takkan berubah,
semua takkan berubah
Ini taman mimpiku,
ini taman langitku
Coba, cobalah berpaling,
ini taman mimpi,
ini taman langitku
Tak perlu kau bayangkan,
tak perlu kau renungkan
Masa Lalu Tertinggal
Aku adalah jari jari
Memegang
Roda putar bumi
Tenang disisi panikku
Mengetuk rasa membawaku
Disini tersenyum
Disatu diri kumelamun
Terangi sisi gelapku
Merenung...
Arah menuntunku
Sadari langkahku
Dicelah bumi
Ku terpaku
Mencari arti hidupku
Yang baru
Relakan nafasku
Kumenunggu datang terang
Biarkan gelap menghilang
Bantu aku tuk menunggu
Roda membawaku
Dan kini kubiarkan
Masa lalu menghilang
Dan tanpa beban
Aku meninggalkan belakang
Lalu kubiarkan
Masa lalu menghilang
Tanpa beban
Aku meninggalkan belakang
Memegang
Roda putar bumi
Tenang disisi panikku
Mengetuk rasa membawaku
Disini tersenyum
Disatu diri kumelamun
Terangi sisi gelapku
Merenung...
Arah menuntunku
Sadari langkahku
Dicelah bumi
Ku terpaku
Mencari arti hidupku
Yang baru
Relakan nafasku
Kumenunggu datang terang
Biarkan gelap menghilang
Bantu aku tuk menunggu
Roda membawaku
Dan kini kubiarkan
Masa lalu menghilang
Dan tanpa beban
Aku meninggalkan belakang
Lalu kubiarkan
Masa lalu menghilang
Tanpa beban
Aku meninggalkan belakang
Ayah
Thursday, October 1, 2009
mendengar kata AYAh.......
kayak nya lagu yang pada awalnya di nyanyikan oleh Ratih purwasih ini,dan kemudian Band peterpan juga tertarik untuk menyanyikannya.
sudh cukup lama tenar ttp. sampai saat ini masih banyak orang yang menyukainya. kalau bicara tentang lirik sich emang agu ini paling asyik untuk di dengarkan ;
Di mana
akan ku cari
aku menangis seorang diri
hati ku s'lalu ingin bertemu
untuk mu aku bernyanyi
untuk ayah tercinta
aku ingin bernyanyi
walau air mata di pipiku
ayah dengarkanlah
aku ingin ingin berjumpa
walau hanya dalam mimpi
lihatlah hari berganti
namun tiada seindah dulu
datanglah aku ingin bertemu
dengan mu aku bernyanyi
untuk ayah tercinta
aku ingin bernyanyi
walau air mata di pipiku
ayah dengarkan lah
aku ingin bertemu
walau hanya dalam mimpi
Subscribe to:
Posts (Atom)







